Setiap karyawan swasta, pegawai negeri atau pun guru dan dosen setiap bulan menerima salah satu bentuk rezeki yang sama, yaitu gaji. Yang membedakan dari seseorang kepada seseorang yang lainnua adalah sikap hati masing-masing pribadi dalam menerima rezeki tersebut.

Sebagian karyawan mensyukuri rezeki bulanan tersebut sebagian justru merasa bahwa pihak lain harus bertanggung jawab terhadap kecilnya gaji yang mereka terima. Kevin merasa perusahaan di tempat kerjanya sungguh tidak adil. Dua tahun terakhir tidak ada kenaikan gaji tahunan. Dia berpikir seharusnya perusahaan secara konsisten dalam periode waktu yang teratur memberikan kenaikan gaji tahunan, paling tidak sebesar nilai inflasi. Bagaimana mungkin karyawan bisa mencintai dan loyal kepada perusahaan, kalau manajemen penggajiannya carut-marut dan compang-camping begini? Demikian kekesalan Kevin setiap kali bertandang ke meja kerja rekan-rekannya. Rupanya Kevin tidak sendiri. Sebagian besar karyawan punya perasaan yang sama seperti Kevin.

Yosua teman sekolah Kevin dan teman sekantor, memiliki sikap yang bertolak belakang 180 derajat. Yosua tidak pernah mengeluh tentang tidak adanya kenaikan gaji tahunan dari perusahaan dalam dua tahun terakhir. Yos, bagaimana kamu bisa bertahan tidak mengeluh dan tetap semangat bekerja di perusahaan ini? Apa rahasianya? Demikian pertanyaan Rachel saat makan siang.

Begini Rachel, saya jelaskan ya.. Kamu percaya kan... bahwa Tuhan itu adil? Bahwa setiap orang akan menuai hasil sebagaimana dia menabur benih yang baik, dengan cara yang baik dan dengan hati yang ikhlas pasti suatu saat akan memetik hasilnya dengan baik pula. Ketahuilah Rachel, karyawan di perusahaan dapat mengalami kenaikan gaji karena empat hal:

Pertama: karena lolos masa percobaan

Karyawan yang memberi kontribusi besar, setelah masa percobaan dilewati pasti akan mendapatkan kenalkan gajl yang besar. Yang kontribusinya sedang-sedang saja, maka kenalkan gajinya juga biasa-biasa saja. Sedangkan yang tidak berkontribusi, hampir pasti bahwa masa kerjanya akan diakhiri segera oleh perusahaan. "Saya mengalami kenaikan yang besar pada saat itu," demikian ucap Yosua.

Kedua: karena penilaian tahunan

Jenis kenaikan gaji tahunan ini adalah jenis kenaikan gaji yang paling dinanti-nantikan oleh mayoritas karyawan, karena memang jenis kenaikan ini berlaku massal atau untuk seluruh karyawan. Saat keuntungan perusahaan baik, maka semua karyawan akan menikmati kenaikan gaji, dan saat perusahaan sedang dalam kesulitan, maka perusahaan menunda atau meniadakan kenaikan gaji tahunan.

Yos..., dua tahun berturut turut perusahaan ini tidak ada kenaikan gajil Akibatnya, kamu juga tidak mendapat kenalkan gaji tahunan. Apa rahasianya Yos? Saya tidak pernah mendengar kamu mengeluh.

Rachel... saya tidak perlu mengeluh karena bagi saya gaji yang saya terima setiap bulan adalah rezeki dari Tuhan. Melalui perusahaan ini Tuhan memelihara hidup saya dan keluarga saya. Tugas saya adalah bekerja dengan sungguh sungguh dan memberikan yang terbaik kepada perusahaan setiap hari, tanpa terkecuali! Selebihnya adalah urusan Tuhan. Saya yakin bahwa yang namanya rezeki itu tidak mungkin tertukar.

Setiap orang mempunyai takaran rezekinya masing-masing, sedangkan besarnya takaran rezeki seseorang itu ditentukan oleh sikap hati dan usaha orang itu sendiri. Makin besar usaha seseorang, makin besar takaran rezekinya. Makin hatinya bersyukur, semakin Tuhan membesarkan takaran rezekinya.

Ketiga: karena promosi

Banyak karyawan ingin dirinya dipromosikan ke jenjang atau pangkat yang lebih tinggi, karena promosi selalu diikuti dengan kenaikan gaji. Hanya saja, sedikit karyawan yang menyadari bahwa promosi itu diciptakan oleh akumulasi prestasi pribadi karyawan masing-masing Terlalu banyak karyawan yang berpikir terbalik bahwa promosi adalah inisiatif perusahaan kepada karyawan.

Rachel, selama tiga tahun di perusahaan ini, akumulasi prestasi saya telah memberi kesempatan kepada perusahaan untuk meresmikan kenaikan jabatan saya. tu sebabnya, tidak ada kenaikan gaji tahunan bagi saya tidak menjadi persoalan, karena saya tetap mengalami tiga kali kenaikan gaji dalam tiga tahun terakhir ini. Memang, bagi Kevin situasinya cukup rumit, takaran rezekinya tidak berkembang karena selain sikap hatinya cenderung negatif kepada perusahaan, upayanya memberikan yang terbaik kepada perusahaan juga tidak terlihat oleh atasan maupun teman-teman sejawatnya.

Keempat: karena prestasi luar biasa

Sebagian karyawan mengalami kenaikan gaji jenis ini karena mereka mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Kontribusinya kepada perusahaan jelas terlihat balk oleh atasan maupun teman-teman sejawatnya.

TIPS:

  1. Jika Anda tidak puas terhadap gaji Anda, dan Anda merasa dibayar terlalu rendah:

a. Berbicaralah dengan pelatih karier Anda untuk membuat program penciptaan prestasi yang mampu membuat Anda dinilai oleh perusahaan sebagai pribadi yang layak dipromosikan dan menerima rezeki lebih.

b. Mohon ampun kepada Tuhan. Karena terlalu sering mengeluhkan tentang besaran rezeki bulanan yang Anda terima setiap bulan dari perusahaan, tidak saja merupakan sikap protes kepada sang pemberi rezeki, namun juga memperkecil takaran rezeki Anda sendiri.

  1. Yakinlah, jika kenaikan gaji itu rezeki kita, maka apa pun caranya akan datang kepada kita. Tuhan punya alasan sendiri mengapa la tidak serta merta memberikan rezeki yang berlimpah ruah kepada kita, salah satunya adalah agar kita mau berusaha dalam setiap pencarian rezeki itu. Dan juga agar Tuhan bisa tahu seberapa besar kita dapat bersabar jika diberi rezeki sedikit dan seberapa besar kita dapat bersyukur jika diberi rezeki yang banyak.

  2. Berdasarkan survei sebuah lembaga pendidikan manajemen, sikap positif adalah alasan tertinggi bagi para pemberi kerja untuk memberikan kenaikan gaji kepada karyawannya. Cobalah periksa secara objektif, barang kali sikap hati Anda menyebabkan prestasi kerja Anda tidak maksimal, sehingga promosi menjadi jauh dari jangkauan.

  3. Bertengkar dengan bos atau majikan tentang gaji tidak membawa keuntungan bagi siapa pun. Lebih baik Anda mengejar prestasi untuk mendapatkan promosi dan prestasi luar biasa sehingga Anda bukan manusia rata-rata yang hanya mendapatkan kenaikan gaji bila ada kenaikan gaji massal atau tahunan.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda mendapatkan kenaikan gaji karena promosi atau prestasi luar biasa? Jika belum, lakukanlah!!!

Previous Post Next Post